PATURAY TINEUNG PA AMAN MULYAMAN

Saderek-saderek wargi Tegaljugul Community Blog anu balageur, alumni SD Negeri Tegaljugul tangtos tos teu bireuk deui ka Bapak Aman Mulyaman. Sosok pendidik yang sangat konsisten dan mendedikasikan seluruh pengabdiannya dari mulai diangkat  menjadi PNS sampai pensiun tetap di SD Negeri Tegaljugul. Seingat saya saja sudah ada 3 kepala sekolah yang ganti diantaranya Bapak Nono, Bapak Adung dan Bpak Asep dan sekarang siapa lagi ya???. Sementara beliau tetap tidak bergeming untuk selalu mengabdi di SD Negeri Tegaljugul hingga pensiun.

Foto054

Rekan-rekan tentu saja memiliki kenangan tersendiri di hati sanubari tentang Bapak Aman Mulyaman, senyumnya yang selalu menghiasi bibirnya, kesopanannya yang selalu dibawa sehingga dengan membungkukan badan dan senyumannya yang khas selalu menyapa setiap orang dimana pun dia ketemu, sikap kebapaan dalam membimbing setiap muridnya, tutur bahasa yang mudah dimengerti dalam menyampaikan setiap mata pelajaran, namun tetap penuh disiplin dalam menegakkan setiap peraturan. Dan masih banyak lagi kenangan manis bersama beliau yang saya rasakan sewaktu sekolah di SDN Tegaljugul maupun setelah keluar dari sana. Beliau tetap selalu menegur sapa meskipun terkadang saya tidak melihat beliau…. dan menjadi malu sekali ditegur duluan…..

Perjuangan beliau sungguh luar biasa untuk bisa mengajar di SDN Tegaljugul yang kita cintai. Pada masa awal bertugas ti SDN tegaljugul beliau berjalan kaki dari Pasar kurucuk menyusuri jalan desa Kalapagunung, kemudian melewati jalan setapak di pamatang sawah, menyebrangi sungai cilengkrang barulah sampai ke SD tegaljugul dengan menempuh jarak sekitar 2.5 KM. Bisa dibayangkan jam berapa beliau berangkat dari rumahnya di Jl. Pramuka Kota Kuningan untuk sampai di SD jam 07.00 WIB dan siap mengajar begitu bel berbunyi. Begitu juga pulangnya menempuh jalan yang sama, kadang2 bersama dengan Ibu Endjum sampai Kalapagunung. Tidak terbayang apabila tiba-tiba turun hujan, atau bagaimana merasakan teriknya panas matahari ketika beliau pulang maupun pergi. Dan itu beliau jalani selama lebih kurang 35 tahun, sebuah perjalanan panjang yang sangat melelahkan. Lalu kita bertanya dalam hati, pada masa sekarang ini apakah masih ada orang yang seperti beliau yang mengabdikan seluruh hidupnya untuk dunia pendidikan tanpa kenal lelah dan mengeluh. Kita sebagai anak didiknya, apakah sudah meneladani perjuangan beliau dalam setiap langkah kita. Sudah sejauh manakah kita berterima kasih kepada beliau atas jasa-jasanya dalam mendidik kita semua????? Mampukah kita mengamalkan segala pelajaran yang diberikan oleh beliau sehingga akan menjadi amal baik untuk kita dan belaiu.

Kini kita akan sulit sekali menemukan keramahan beliau di SDN Tegaljugul, karena beliau sudah purna bhakti dan tidak mengajar lagi. Alangkah lebih baiknya mungkin sekarang giliran kita lah yang datang ke rumah beliau untuk bersilaturahmi sebagai wujud rasa terima kasih kita kepada beliau yang telah mengabdikan seluruh masa kerjanya untuk mendidik Ibu, Bibi, kita, bahkan anak-anak kita semua dengan penuh kesabaran.

Tiada kata yang dapat diucapkan untuk melukiskan betapa besarnya pengabdian beliau kepada putra-putri desa Tegaljugul. Tiada kata yang dapat melukiskan betapa mulianya perjuangan beliau. Hanya satu yang mampu kami persembahkan, semoga segala amal ibadahnya dibalas oleh surga Allah… Amiiiin.

Mungkin diantara rekan-rekan ada yang mersakan hal yang sama dengan saya, silahkan untuk mencurahkannya dengan mereply tulisan ini. Caranya gampang tekan saja menu Leave Command di sebelah atas.

Foto012 Foto013

Photo di atas sebagian penyerahan kenangan-kenangan dari Angkatan ‘ 94 yang diwakili oleh Yudi Zambrong dan Ika. Coba perhatikan bagaiman sikap Bapak Aman Mulyaman sewaktu menerima bingkisan, dengan penuh senyum dan tutur kata yang sopan dan dengan membungkukan badan beliau menerima itu…. ah….. sikap yang luar biasa.

24092009118 Mr Yudi Zambronx berpose dengan rekan-rekan angkatan ’94 disamping Pak Aman Mulyaman.

Foto004 Hitam putih kenangan Bapak Aman Mulyaman bersama anak asuh angkatan ’94

Band

Band pengisi acara perpisahan dengan Pak Aman ini seluruh personelnya adalah alumni SD Negeri Tegaljugul dan pernah merasakan kelembutan tangan beliau saat mendidik kita semua. Kepiawaian mereka memainkan alat musik ini sadar atau tidak merupakan hasil akhir dari perjuangan beliau dalam mengemban misi pendidikan.

Good Luck pada semua panitia yang sudah tihot-hat dari mulai persiapan, penggalangan dana sampai pelaksanaan kegiatan ini sehingga bisa berlangsung dengan sukses dan meriah.

Rastono